Your Guide to Alcohol and Glucose Levels for Safer Consumption

Manfaat whisky bagi kesehatan dan manfaat anggur sering dibahas, terutama saat orang membicarakan minum dengan moderat. Namun, di balik percakapan ini terdapat topik penting yang sering diabaikan: bagaimana alkohol mempengaruhi kadar glukosa dalam tubuh.

Memahami hubungan antara alkohol dan kadar glukosa sangat penting untuk minum yang lebih aman dan sadar. Mari kita bahas lebih lanjut di sini!

Bagaimana Alkohol Mempengaruhi Tingkat Gula Darah

Alkohol tidak berperilaku seperti makanan atau gula biasa. Sebaliknya, alkohol mengganggu fungsi hati yang bertanggung jawab atas pengaturan kadar glukosa darah Anda. Berikut adalah cara utama alkohol mempengaruhi glukosa:

1. Alkohol Sementara Menghentikan Hati dari Melepaskan Glukosa

Normalnya, hati menjaga kadar gula darah stabil dengan melepaskan glukosa yang disimpan secara perlahan sepanjang hari. Saat minum alkohol, hati beralih fokus dari pengelolaan glukosa ke detoksifikasi alkohol.

Artinya:

  • Tubuh menghentikan pelepasan glukosa yang disimpan
  • Kadar gula darah mungkin turun
  • Anda mungkin mengalami gejala serupa dengan hipoglikemia

Efek ini dapat berlangsung 8–12 jam setelah minum, tergantung pada jumlah yang dikonsumsi.

Orang dengan diabetes, terutama yang menggunakan insulin atau obat penurun glukosa, berisiko lebih tinggi mengalami gula darah sangat rendah selama periode ini.

2. Alkohol Dapat Menyebabkan Gula Darah Menurun Terlalu Rendah  

Karena hati sibuk memproses alkohol, insulin terus bekerja tanpa adanya pelepasan glukosa yang normal sebagai penyeimbang. Hal ini dapat menyebabkan:  

  • Pusing  
  • Gemetar
  • Berkeringat
  • Kebingungan
  • Lemah
  • Mudah marah
  • Rasa lapar

Gejala-gejala ini dapat menyerupai mabuk, sehingga hipoglikemia sulit dikenali. Bagi penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2, hipoglikemia parah dapat menjadi keadaan darurat medis.

3. Minuman Beralkohol Berpemanis Dapat Menyebabkan Lonjakan Dilanjutkan dengan Penurunan

Minuman yang tinggi gula dapat menyebabkan lonjakan glukosa yang cepat diikuti oleh penurunan yang lebih drastis. Efek rollercoaster ini membuat energi Anda tidak stabil dan meningkatkan keinginan untuk makan.

4. Alkohol Dapat Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi alkohol moderat secara sementara membuat tubuh lebih sensitif terhadap insulin, artinya gula diserap ke dalam sel lebih cepat, kadar glukosa turun lebih cepat, dan risiko hipoglikemia meningkat saat minum tanpa makan. 

Meskipun peningkatan sensitivitas insulin terdengar positif, penurunan mendadak kadar glukosa darah dapat berbahaya jika tidak dikelola dengan baik.

5. Alkohol Dapat Meningkatkan Glukosa Secara Tidak Langsung Melalui Makan Berlebihan  

Alkohol menurunkan hambatan dan meningkatkan keinginan makan, yang seringkali menyebabkan ngemil di malam hari, mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, dan mengonsumsi kalori lebih banyak dari yang direncanakan. 

Meskipun alkohol awalnya menurunkan glukosa, makan berlebihan setelahnya dapat menyebabkan lonjakan glukosa yang berlebihan.

Cara Minum Alkohol dengan Lebih Aman

Baik Anda menderita diabetes atau hanya ingin menjaga energi tetap stabil, tips ini akan membantu Anda minum dengan lebih bijak.

1. Jangan Minum Alkohol Saat Perut Kosong

Makan sebelum minum alkohol memperlambat penyerapan alkohol dan membantu menjaga kadar glukosa tetap stabil.

Pilih makanan yang mengandung:

  • Protein (ayam, ikan, tahu, telur)
  • Lemak sehat (avokad, kacang-kacangan, keju)
  • Serat (sayuran, biji-bijian utuh)

Hindari minum alkohol setelah puasa lama atau melewatkan makan.

2. Pilih Minuman dengan Kandungan Gula Rendah

Pilihan minuman yang lebih baik meliputi minuman dengan kandungan gula rendah, seperti anggur merah atau putih kering, serta whisky, tequila, gin, atau vodka yang dipadukan dengan campuran tanpa gula. 

Bir ringan juga bisa menjadi pilihan yang lebih mengontrol karena umumnya mengandung karbohidrat dan gula tambahan yang lebih sedikit.

Anda bisa menemukannya di Minuman.com: 

Di sisi lain, sebaiknya hindari atau batasi konsumsi koktail manis, campuran margarita, air tonik, cola, anggur manis, dan likör krim. Minuman-minuman ini mengandung gula tinggi dan dapat menyebabkan lonjakan dan penurunan tajam pada kadar gula darah.

3. Minum Pelan-pelan dan Jaga Hidrasi

Aturan yang baik untuk diterapkan adalah 1 gelas air untuk setiap gelas alkohol. Hidrasi membantu hati Anda memproses alkohol secara lebih merata dan mengurangi fluktuasi glukosa keesokan harinya. Jadi, selalu ingat untuk minum air ya.

4. Periksa Gula Darah Sebelum Minum

Jika gula darah Anda sudah rendah, alkohol dapat menurunkan lebih lanjut. Rentang aman untuk memulai adalah 100–180 mg/dL. Bagi penderita diabetes, ikuti petunjuk dokter Anda.

5. Makan Cemilan Sebelum Tidur Setelah Minum

Ini sangat penting karena efek penurunan gula darah alkohol dapat berlangsung sepanjang malam. 

Memilih cemilan sehat seperti greek yogurt, selai kacang di roti gandum utuh, kacang-kacangan, atau keju dengan kerupuk dapat membantu menjaga kadar gula darah stabil. Hindari camilan manis, karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti oleh penurunan drastis.

6. Jangan Minum Alkohol Segera Setelah Berolahraga Intensif

Olahraga secara alami menurunkan kadar glukosa. Mengkombinasikannya dengan alkohol dapat meningkatkan risiko hipoglikemia. Jika Anda baru saja berolahraga, ingatlah untuk:

  • Minum air
  • Makan terlebih dahulu
  • Tunggu sebelum mengonsumsi alkohol

7. Kenali Gejala Gula Darah Rendah

Jika minum membuat Anda merasa lebih mabuk, itu mungkin sebenarnya hipoglikemia. Kebingungan, bicara cadel, kelemahan, keringat dingin, gemetar, dan rasa lapar tiba-tiba adalah tanda peringatan utama. 

Jika Anda tidak yakin, lebih aman untuk menganggapnya sebagai gula darah rendah dengan mengonsumsi karbohidrat yang cepat diserap.

8. Minum dalam Batas Aman

Pedoman umum merekomendasikan:

  • Wanita: hingga 1 gelas per hari
  • Pria: hingga 2 gelas per hari

Minum berlebihan, lebih dari 4–5 gelas dalam satu kali minum, berbahaya bagi regulasi gula darah.

Ingatlah untuk Minum dengan Bijak!  

Memahami bagaimana alkohol mempengaruhi kadar glukosa dapat membantu Anda membuat pilihan yang lebih aman dan terinformasi. Jika Anda siap untuk mencoba minuman alkohol berkualitas, Anda dapat membeli minuman beralkohol berkualitas tinggi secara online di Minuman.com. 

Berbelanja di Minuman.com berarti Anda mendapatkan minuman beralkohol yang dipilih dengan cermat, dikirim langsung ke rumah, seringkali disertai dengan deskripsi produk yang detail dan jaminan kualitas.  

Kami menawarkan opsi pembayaran yang fleksibel, termasuk pembayaran online yang aman dan, tergantung pada lokasi Anda, pembayaran tunai saat pengiriman, sehingga dapat memilih metode yang paling mudah bagi Anda. 

Untuk pemesanan minuman beralkohol yang aman dan terpercaya, pastikan Anda hanya membeli di Minuman.com

Shop Spirits by:

Minuman.com is Indonesia's largest and best priced selection of wine and spirits. Operating 365 days a year, we deliver your orders anywhere and anytime.

You might also like to read