Is It Bad to Mix Alcohol? The Science Behind How Alcohol Affects Your Body

Pernah dengar seseorang berkata, “Jangan campur minumanmu, atau kamu akan menyesal”? Banyak orang percaya bahwa mencampur jenis alkohol yang berbeda akan membuatmu mabuk lebih cepat atau merasa lebih buruk keesokan harinya.  

Tapi apakah mencampur alkohol itu buruk? Kebenarannya lebih bersifat ilmiah daripada sekadar mitos pesta lama. Mari kita telusuri apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuhmu saat mencampur minuman beralkohol yang berbeda dan mengapa kamu mungkin merasa lebih pusing (atau lebih buruk) setelahnya.

Apakah Mencampur Alkohol Itu Buruk?

Sebenarnya tidak sepenuhnya. Tidak ada efek samping spesifik yang muncul dari mencampur alkohol itu sendiri. Faktanya, sebuah studi bahkan menemukan bahwa apakah kamu minum anggur sebelum bir atau sebaliknya tidak benar-benar memengaruhi seberapa parah mabukmu keesokan harinya. 

Masalah sebenarnya adalah seberapa banyak alkohol yang Anda konsumsi secara keseluruhan. Namun, beberapa jenis alkohol lebih mungkin menyebabkan mabuk yang parah daripada yang lain. Hal ini terjadi karena minuman yang berbeda mengandung jumlah kongener yang berbeda yaitu produk sampingan alami dari proses fermentasi. 

Kongener pada dasarnya adalah racun yang harus diurai oleh hati Anda dengan kerja ekstra, dan semakin banyak yang harus diproses, semakin besar tekanan yang ditimbulkan pada tubuh Anda. Mereka juga memberikan warna dan rasa pada alkohol. 

Itulah mengapa minuman gelap seperti whiskeybrandy, tequila, bir gelap, dan anggur merah biasanya mengandung lebih banyak kongener daripada minuman bening seperti vodka atau gin.

Mengapa Mencampur Minuman Beralkohol Membuat Anda Merasa Lebih Mabuk

Anda memulai malam dengan segelas anggur, seseorang memberikan Anda koktail, dan sebelum menyadarinya, Anda sudah minum gelas ketiga — terdengar familiar? Mencampur minuman beralkohol mungkin terlihat tidak berbahaya saat itu, tetapi hal itu pasti membuat Anda merasa lebih mabuk, lebih cepat. Berikut alasannya:

1. Anda Akhirnya Minum Lebih Banyak Tanpa Sadar  

Saat berganti-ganti jenis minuman, sangat mudah untuk kehilangan jejak berapa banyak alkohol yang sebenarnya Anda konsumsi. Setiap jenis minuman memiliki persentase alkohol yang berbeda, dan tubuh Anda menyerapnya dengan cara yang berbeda. 

Akibatnya, Anda mungkin mengonsumsi total alkohol lebih banyak daripada yang dapat ditangani tubuh Anda. Hal ini menyebabkan konsentrasi alkohol dalam darah (BAC) yang lebih tinggi, artinya Anda akan merasa mabuk lebih cepat dan lebih intens. 

2. Karbonasi dan Gula Mempercepat Penyerapan 

Minuman berkarbonasi dan manis dapat mempercepat penyerapan alkohol ke dalam aliran darah Anda. Hal ini terjadi karena karbonasi meningkatkan tekanan di perut Anda, mendorong alkohol melalui dinding perut lebih cepat. 

Gula, di sisi lain, dapat memberikan lonjakan energi yang menyamarkan seberapa mabuk Anda sebenarnya, mendorong Anda untuk minum lebih banyak. Kombinasi ini sering kali menyebabkan efek mabuk yang lebih cepat dan lebih kuat. 

3. Berbagai Jenis Alkohol Mengandung Kongener yang Berbeda 

Setiap jenis alkohol mengandung tingkat kongener yang berbeda, yaitu senyawa kimia alami yang terbentuk selama fermentasi dan penuaan. Minuman berwarna gelap seperti whiskey, rum, dan anggur merah memiliki tingkat kongener yang lebih tinggi dibandingkan dengan minuman bening seperti vodka atau gin.

Saat Anda mencampurnya, hati Anda harus bekerja lebih keras untuk memecah semuanya, yang meningkatkan kelelahan dan mual. Ini juga menjelaskan mengapa orang sering mengalami mabuk yang lebih parah setelah mencampur minuman. 

4. Ini Membingungkan Sistem Pemrosesan Tubuh Anda 

Tubuh Anda memetabolisme alkohol dengan laju yang stabil, sekitar satu gelas standar per jam. Namun, saat Anda mencampur minuman dengan kekuatan dan bahan yang berbeda, hati Anda kesulitan untuk mengikuti. 

Ketidakkonsistenan ini dapat menyebabkan kadar alkohol dalam darah naik secara tidak terduga, membuat Anda merasa pusing atau kehilangan kendali lebih cepat. Metabolisme yang terganggu juga berkontribusi pada hangover yang lebih parah dan waktu pemulihan yang lebih lama keesokan harinya. 

5. Anda Kehilangan Kendali atas Batas Anda 

Mencampur minuman yang berbeda seringkali mengubah kecepatan minum Anda. Anda mungkin minum anggur dengan perlahan tetapi meneguk tequila dengan cepat. Ketidakkonsistenan ini membuat otak Anda berpikir bahwa Anda minum lebih sedikit daripada yang sebenarnya. 

Akibatnya, Anda mungkin meremehkan tingkat mabuk Anda hingga tiba-tiba terasa secara tiba-tiba. Itulah mengapa banyak orang merasa baik-baik saja satu menit dan tiba-tiba mabuk berat di menit berikutnya saat mencampur alkohol.

Bagaimana Tubuh Anda Sebenarnya Mabuk

Apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh Anda saat Anda minum alkohol? Ada banyak hal yang terjadi di balik layar yang menjelaskan mengapa Anda mungkin merasa pusing, pening, atau lelah sekali keesokan harinya. Berikut penjelasan tentang bagaimana tubuh Anda sebenarnya mabuk:

A. Toksisitas Alkohol 

Saat Anda minum, tubuh Anda mulai memecah alkohol menjadi komponen-komponen berbeda. Komponen pertama disebut acetaldehyde, yang sebenarnya merupakan zat kimia yang cukup toksik. Hati Anda bekerja keras untuk memprosesnya, tetapi hanya dapat menangani sekitar satu gelas standar per jam. 

Jika Anda minum lebih cepat dari itu, acetaldehyde menumpuk dalam sistem Anda, dan itulah saat Anda mulai merasakan efek negatifnya — seperti rasa kantuk, kelelahan, atau perasaan menyesal keesokan paginya. 

Seiring waktu, penumpukan racun ini juga dapat menyebabkan peradangan di hati dan merusak sel-selnya, itulah mengapa menjaga batasan sangat penting. 

B. Peningkatan Aliran Darah 

Alkohol membuat pembuluh darah Anda melebar. Ketika itu terjadi, lebih banyak darah mengalir melalui tubuh, termasuk otak. 

Meskipun mungkin membuat Anda merasa hangat atau kemerahan pada awalnya, hal ini juga dapat menyebabkan sakit kepala berdenyut yang kadang-kadang Anda rasakan setelah minum. 

Aliran darah tambahan meningkatkan tekanan di kepala Anda, yang, dikombinasikan dengan dehidrasi, dapat membuat sakit kepala akibat mabuk terasa sepuluh kali lebih parah. 

C. Peradangan pada Lambung Anda 

Pernah merasa perut Anda bergejolak setelah minum beberapa gelas? Itu karena alkohol meningkatkan produksi asam lambung dan memperlambat proses pengosongan lambung. 

Hal ini mengiritasi dan menyebabkan peradangan pada lapisan lambung, yang dapat menimbulkan gejala seperti mual, muntah, atau bahkan diare. 

Intinya, sistem pencernaan Anda sedang berusaha mengatakan, “Hei, aku kewalahan di sini!” Itulah mengapa minum alkohol saat perut kosong biasanya lebih berdampak. 

D. Dehidrasi 

Alkohol adalah diuretik, artinya membuat Anda lebih sering buang air kecil. Setiap kali Anda ke toilet, tubuh Anda kehilangan air dan elektrolit. 

Jika Anda tidak minum cukup air saat minum alkohol, Anda akan mengalami dehidrasi. Ini adalah salah satu penyebab utama gejala mabuk seperti mulut kering, pusing, dan sakit kepala. 

Semakin banyak alkohol yang Anda minum, semakin banyak air yang hilang dari tubuh Anda, sehingga pemulihan keesokan harinya menjadi lebih sulit.

Kenali Batas Anda Sebelum Mencampur!

Campur alkohol tidak selalu buruk, yang lebih penting adalah seberapa banyak dan seberapa cepat Anda minum, bukan jenis minuman yang Anda campur. Yang biasanya menimbulkan masalah adalah kehilangan kendali atas konsumsi, minum terlalu cepat, atau mencampur minuman dengan kandungan kongener tinggi yang dapat memperburuk hangover.

Ingin menikmati malam di rumah dengan minuman berkualitas tinggi? Di minuman.com, Anda dapat dengan mudah membeli minuman beralkohol berkualitas tinggi yang akan membawa pengalaman malam Anda ke tingkat yang baru. 

Apakah Anda menyukai whiskey, vodka, atau rum, ingatlah bahwa jenis alkohol yang berbeda akan memberikan efek mabuk yang berbeda pula, jadi setiap pilihan adalah petualangan seru untuk lidah Anda. 

Manjakan diri Anda atau impress teman-teman Anda dengan minuman beralkohol premium yang kami pilih dengan teliti yang menghargai kualitas. Jelajahi koleksi kami dan pesan minuman favorit Anda sekarang untuk malam yang benar-benar luar biasa!

Shop Spirits by:

Minuman.com is Indonesia's largest and best priced selection of wine and spirits. Operating 365 days a year, we deliver your orders anywhere and anytime.

You might also like to read