Wine Serving Temperature for Red, White, and Dessert Wines: The Sommelier's Secret

Anda mungkin memiliki sebotol wine merah atau putih yang sangat istimewa tersimpan di lemari, tetapi jika disajikan pada suhu yang tidak tepat, aroma, rasa, dan keseluruhan pengalaman menikmati wine bisa menjadi kurang terasa—atau bahkan tidak seimbang. Namun tenang saja, menentukan suhu penyajian wine yang tepat ternyata lebih mudah dari yang Anda bayangkan. Yuk, pelajari bersama!

Suhu Ideal untuk Menyajikan Berbagai Jenis Wine

Para ahli wine dan sommelier telah bertahun-tahun menyempurnakan seni menyajikan wine pada suhu yang sempurna. Berikut panduan lengkapnya:

1. Wine Merah

Wine merah dikenal berkarakter kuat, kaya rasa, dan memiliki banyak lapisan cita rasa. Namun perlu diingat, tidak semua wine merah itu sama, dan suhu penyajian memegang peran besar dalam menampilkan kualitas terbaiknya.

Wine merah bertubuh ringan (seperti Pinot Noir atau Gamay) bersifat lembut dan elegan. Dengan rasa yang halus serta tanin yang ringan, wine ini paling pas disajikan sedikit dingin pada suhu 12–14°C.

Wine merah bertubuh sedang (seperti Merlot atau Chianti) memiliki rasa yang lebih kaya. Menyajikannya pada suhu 15–18°C akan menonjolkan karakter buah yang segar dan tanin yang halus. Hasilnya, wine terasa lebih bulat, mudah dinikmati, dan ekspresif.

Wine merah bertubuh penuh (seperti Cabernet Sauvignon atau Syrah) lebih besar, bold, dan mewah. Wine jenis ini membutuhkan suhu yang lebih hangat, sekitar 18–20°C. Pada suhu ini, cita rasa buah gelap, rempah, dan kayu ek akan terasa maksimal, sementara taninnya menjadi lebih lembut dengan sensasi di mulut yang lebih halus.

Rekomendasi wine merah dari kami:

2. Wine Putih

Wine putih adalah pilihan penyegar yang sempurna. Karakternya renyah, segar, dan lebih ringan dibandingkan wine merah, sehingga suhu dingin menjadi sahabat terbaiknya. Penyajian yang tepat akan menjaga kesegaran buah dan tingkat keasamannya, sehingga setiap detail rasa bisa dinikmati.

Wine putih ringan dan aromatik (seperti Sauvignon Blanc atau Pinot Grigio) terasa cerah, segar, dengan aroma jeruk atau apel hijau yang hidup. Sajikan dalam keadaan dingin pada suhu 7–10°C. Suhu ini akan memperkuat kesegaran rasanya dan cocok dinikmati di siang hari atau dipadukan dengan salad dan hidangan laut.

Wine putih bertubuh sedang (seperti Chardonnay yang melalui proses oak) memiliki cita rasa yang lebih kaya—mulai dari mentega, kacang, hingga krim. Suhu idealnya berada di kisaran 10–13°C. Sedikit lebih hangat membantu aroma dan rasa berkembang tanpa menghilangkan kesegarannya.

Pengingat penting: jangan menyajikan wine putih terlalu dingin! Wine yang terlalu dingin dapat menumpulkan aroma dan membuat rasa menjadi datar. Tujuannya adalah menikmati setiap nuansa halus, mulai dari sentuhan vanila pada Chardonnay hingga aroma floral lembut pada Riesling.

Rekomendasi wine putih dari kami:

3. Wine Rosé

Wine rosé dikenal ceria dan serbaguna. Karakternya menawarkan kesegaran wine putih dengan sentuhan buah merah yang ringan. Daya tarik rosé terletak pada rasanya yang renyah, fruity, dan terkadang floral.

Sajikan wine rosé dalam keadaan dingin pada suhu 7–12°C. Suhu ini akan menonjolkan karakter segarnya, membuat rasa buah lebih terasa, dan menghadirkan pengalaman minum yang cerah serta bernuansa musim panas di setiap tegukan.

Rosé sangat mudah dinikmati dan menyenangkan, sehingga menyimpannya tetap dingin akan memastikan rasanya selalu segar dan memuaskan.

Rekomendasi wine rosé dari kami:

4. Sparkling Wine

Tidak ada yang lebih identik dengan perayaan selain sparkling wine! Namun, ada satu rahasia penting: suhu adalah segalanya untuk gelembung. Terlalu hangat, gelembung akan cepat hilang; terlalu dingin, aroma justru tertutup.

Champagne, Prosecco, dan berbagai sparkling wine paling ideal disajikan dalam kondisi ekstra dingin pada suhu 6–10°C. Pada suhu ini, gelembung tetap hidup, aroma terasa segar, dan setiap tegukan memberikan sensasi menyegarkan yang khas di lidah.

Tips dari profesional: jangan pernah menyajikan sparkling wine dalam keadaan hangat. Gelembung akan terasa datar, kesegaran menghilang, dan wine bisa terasa hambar atau terlalu manis. Sajikan dingin untuk menikmati sensasi spesialnya secara maksimal!

Rekomendasi sparkling wine dari kami:

5. Wine Fortified dan Dessert

Wine fortified dan dessert adalah harta karun yang manis dalam dunia wine. Keduanya kaya rasa, mewah, dan umumnya memiliki kadar alkohol yang lebih tinggi. Karena itu, suhu penyajian sangat penting untuk menyeimbangkan rasa manis dan menampilkan kompleksitasnya.

Wine dessert manis (seperti Sauternes atau Tokaji) paling pas disajikan pada suhu 10–12°C. Sedikit dingin membantu rasa manis tidak terasa berlebihan, sekaligus membuat aroma buah dan bunga lebih menonjol.

Wine fortified (seperti Port atau Sherry) biasanya ideal pada suhu 15–18°C. Suhu yang sedikit lebih hangat dibandingkan wine dessert ini memungkinkan kekayaan rasa dan kedalaman aromanya berkembang dengan sempurna.

Rekomendasi terbaik dari kami:

Panduan Body Wine Berdasarkan Suhu Penyajian

Berikut tabel panduan body wine berdasarkan kategori light, medium, dan full-bodied yang bisa Anda jadikan acuan sekaligus tips penyimpanan wine:

Body WineDeskripsiContohSuhu Penyajian IdealTips Penyajian
Light-bodiedLembut, segar, dan ringan; serta tanin dan alkoholnya rendahPinot Noir, Gamay, Sauvignon Blanc, Pinot Grigio

Merah: 12–14°C

Putih/Rosé: 7–10°C

Sajikan sedikit dingin untuk menonjolkan kesegaran dan aroma halus
Medium-bodiedSeimbang; tanin dan alkohol sedang; rasa lebih kayaMerlot, Chianti, Chardonnay (oaked)

Merah: 15–18°C

Putih: 10–13°C

Sajikan wine merah sedikit lebih dingin dari suhu ruang; wine putih dalam kondisi agak dingin
Full-bodiedBold, kaya, dan intens; tanin serta alkohol tinggi; memiliki rasa kompleksCabernet Sauvignon, Syrah, Port, Sherry

Merah: 18–20°C

Wine fortified: 15–18°C

Sajikan mendekati suhu ruang untuk wine merah; biarkan wine fortified “bernapas” sejenak

Tips Singkat untuk Semua Jenis Wine

Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat menyajikan wine:

  • Selalu cek suhu penyajian ideal wine sebelum membuka botol.
  • Gunakan termometer wine jika Anda ragu.
  • Pertimbangkan untuk mendinginkan wine merah sedikit jika cuaca panas, dan biarkan wine putih atau sparkling wine “bernapas” beberapa menit jika terlalu dingin.
  • Hindari suhu ekstrem. Jangan pernah menyajikan wine sedingin es dari freezer, dan jangan meninggalkannya di bawah sinar matahari langsung atau di dalam mobil yang panas.

Beli Wine Berkualitas di Minuman.com!

Saat Anda ingin mencoba botol baru atau mengisi ulang koleksi favorit, Anda bisa dengan mudah beli wine berkualitas tinggi secara online di minuman.com. Mulai dari wine populer pemenang penghargaan hingga edisi langka dan ultra-premium yang terbatas, tersedia pilihan lengkap untuk setiap selera dan kesempatan.

Yang lebih menarik, selain harga online terbaik, pembelian dalam jumlah besar tersedia dengan harga yang lebih hemat. Sehingga sangat cocok untuk pesta, acara khusus, atau para kolektor minuman beralkohol.

Dengan pertumbuhan yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir, minuman.com membangun reputasinya melalui pengalaman belanja yang menyenangkan, serta layanan profesional dan terpercaya. 

Jadi, sajikan wine Anda pada suhu yang sempurna dan biarkan minuman.com menjadi partner andalan Anda dalam menghadirkan botol-botol istimewa ke meja Anda!

Shop Wine by:

Minuman.com is Indonesia's largest and best priced selection of wine and spirits. Operating 365 days a year, we deliver your orders anywhere and anytime.

You might also like to read