Sake vs. Whiskey: Unpacking Their Unique Ingredients and Production

Pernah bertanya-tanya apa yang membuat sake dan whiskey begitu berbeda, meskipun keduanya sama-sama bisa memberi rasa hangat dan relaks setelah hari yang panjang? 

Dalam panduan sake vs whiskey ini, kita akan membahas dua minuman unik ini dari bahan dasarnya, cara pembuatannya, hingga perbedaan rasa saat dinikmati. Yuk, pelajari lebih lanjut!

Apa Itu Whiskey?

Whiskey adalah minuman beralkohol hasil distilasi yang dibuat terutama dari biji-bijian seperti barley, jagung, rye, atau gandum. Whiskey biasanya disimpan dan diperam dalam tong kayu, yang memberikan warna cokelat keemasan serta cita rasa yang kaya.

Sejarah whiskey dimulai berabad-abad lalu di Irlandia dan Skotlandia, ketika para biarawan pertama kali menyulingnya sebagai minuman obat. Seiring waktu, praktik ini menyebar ke seluruh dunia dan berkembang menjadi berbagai jenis whiskey dengan ciri khas berbeda. Ini semua dipengaruhi oleh bahan lokal serta teknik penyimpanan yang unik.

Pada dasarnya, whiskey dibuat melalui empat tahap utama: pemilihan biji-bijian, fermentasi, distilasi, dan pematangan. Kombinasi proses inilah yang menentukan kekuatan, aroma, dan rasa whiskey.

Rekomendasi whiskey terbaik di Minuman.com:

Apa Itu Sake?

Sake adalah minuman nasional Jepang yang sangat dicintai, dan cara pembuatannya sebenarnya lebih mirip dengan bir. Sake dibuat dari beras, air, ragi, dan jamur koji (Aspergillus oryzae). Berbeda dengan whiskey, sake tidak melalui proses distilasi. Sebaliknya, sake dibuat dengan proses fermentasi ganda.

Sejarah sake sudah ada lebih dari 1.000 tahun dan sangat erat kaitannya dengan budaya, kuliner, dan upacara tradisional Jepang. Dari sake hangat yang disajikan pada pernikahan tradisional hingga sake dingin yang segar di bar modern, setiap botolnya mencerminkan harmoni Jepang antara alam, kesederhanaan, dan keterampilan tangan.

Sake vs. Whiskey: Perbedaan Utama

Sekarang setelah memahami dasarnya, mari kita bahas perbedaan utama antara sake dan whiskey.

1. Asal Usul

Whiskey berasal dari dunia Barat di mana seni distilasi berkembang selama berabad-abad. Setiap wilayah memiliki ciri khasnya:

  • Scotch whisky: smoky dan peaty
  • Irish whiskey: lebih halus dan disuling tiga kali
  • Bourbon (AS): manis dan kaya, dengan aroma karamel atau vanila
  • Japanese whisky: terinspirasi Scotch, seimbang dan elegan

Sementara itu, sake lahir di Jepang, dengan proses produksinya erat terkait ritual Shinto dan tradisi pertanian. Tempat pembuatan sake yang disebut kura telah mengembangkan seni membuat sake secara turun-temurun, berfokus pada kemurnian dan keseimbangan, bukan pada kekuatan atau intensitas alkohol.

2. Bahan: Biji-bijian vs. Beras

Ini adalah perbedaan paling jelas dan penting.

Whiskey menggunakan berbagai biji-bijian, masing-masing memberi karakter rasa yang berbeda:

  • Barley: rasa kacang yang lembut
  • Corn: rasa manis
  • Rye: rasa pedas
  • Wheat: menghasilkan rasa akhir yang lebih halus

Sake, sebaliknya, dibuat sepenuhnya dari beras. Namun bukan beras biasa tapi beras khusus sake (sakamai) yang lebih besar dan lebih kaya pati dibanding beras konsumsi harian. Lapisan luar beras digiling untuk mencapai bagian inti bertepung, yang sangat memengaruhi kualitas dan rasa akhir.

Tingkat pemolesan beras juga sangat penting:

  • Semakin tinggi tingkat pemolesan → rasa lebih halus dan elegan (misalnya daiginjo)
  • Semakin sedikit dipoles → rasa lebih kuat dan berkarakter (misalnya junmai)

3. Bahan Fermentasi: Ragi vs. Jamur Koji

Dalam whiskey, ragi adalah pemeran utama. Setelah biji-bijian ditumbuk dan gulanya diekstraksi, ragi ditambahkan untuk mengubah gula menjadi alkohol selama proses fermentasi.

Pada sake, baik ragi maupun jamur koji memegang peran penting. Jamur koji ditaburkan pada beras yang telah dikukus untuk mengubah pati menjadi gula, lalu ragi memfermentasi gula tersebut menjadi alkohol.

Sake mengalami multiple parallel fermentation, yaitu proses fermentasi ganda yang terjadi secara bersamaan. Proses ini memberi sake rasa yang lembut namun berlapis.

4. Metode Produksi: Brewing vs. Distilling

Perbedaan besar lainnya antara sake dan whiskey terletak pada cara pembuatannya.

Sake dibuat dengan cara diseduh seperti bir. Beras dipoles, dicuci, direndam, dikukus, lalu dicampur dengan jamur koji, ragi, dan air sebelum difermentasi selama beberapa minggu. Setelah selesai, sake disaring, dipasteurisasi, dan dikemas ke dalam botol.

Whiskey dibuat melalui distilasi. Setelah biji-bijian di-mash dan difermentasi menjadi cairan bernama “wash”, cairan ini dipanaskan di alat suling. Uap alkohol yang naik kemudian didinginkan kembali menjadi cair dan dikumpulkan. 

Setelah itu, whiskey di-aging dalam tong kayu bertahun-tahun untuk mendapatkan warna dan karakter rasa yang kaya dari kayu.

5. Fermentasi dan Aging

Fermentasi sake biasanya berlangsung selama 3–5 minggu, dan meskipun ada sake premium yang di-aging sebentar (beberapa bulan hingga satu tahun), sake umumnya paling nikmat dinikmati selagi masih segar. Profil rasanya bersih, lembut, dan paling baik dikonsumsi dalam 1–2 tahun setelah pembotolan.

Whiskey sebaliknya membutuhkan waktu panjang. Whiskey di-aging dalam barrel minimal 3 tahun. Selama aging, whiskey menyerap warna dan rasa dari kayu, berubah dari yang keras dan tajam menjadi halus dan kompleks.

6. Profil Rasa

Di sinilah perbedaan paling terasa di lidahmu.

Whiskey memiliki profil rasa yang kuat, hangat, dan bold. Sering digambarkan minuman membara, smooth, dan kaya lapisan rasa sehingga cocok sebagai minuman langsung atau untuk campuran koktail.

Sake lebih lembut dan halus dengan nuansa rasa yang kompleks namun tidak terlalu mencolok. Sangat fleksibel untuk dipasangkan dengan makanan.

Pilihan sake yang tersedia di Minuman.com:

Whiskey cocok dipasangkan dengan hidangan kaya rasa seperti steak atau dessert cokelat. Sementara sake berpadu harmonis dengan sushi, sashimi, ikan panggang, hingga keju.

Di Mana Bisa Anda Membelinya?

Anda bisa dengan mudah menikmati berbagai pilihan minuman beralkohol, termasuk whiskey dan sake berkualitas tinggi, semuanya hanya dalam genggaman. Minuman.com menawarkan ragam produk yang sangat luas. Kami menyediakan harga yang menarik, bahkan lebih hemat lagi untuk pembelian dalam jumlah banyak.

Selama beberapa tahun terakhir, minuman.com berkembang pesat berkat komitmennya dalam memberikan pengalaman belanja yang nyaman, layanan yang dapat diandalkan, dan pelayanan profesional kepada para pelanggan. Jadi, beli sake berkualitas tinggi bersama kami!

Shop Whisky by:

Minuman.com is Indonesia's largest and best priced selection of wine and spirits. Operating 365 days a year, we deliver your orders anywhere and anytime.

You might also like to read