Alcohol Drinking Etiquette Around the World: Cheers, Salud, Kanpai!

Setiap negara memiliki cara uniknya sendiri untuk mengucapkan “cheers”, mengisi gelas, dan menikmati minuman bersama. Mengetahui sedikit tentang etika minum dapat membuat perjalanan Anda lebih lancar dan momen sosial Anda lebih bermakna.  

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dunia menarik etika minum dari berbagai belahan dunia. Memahami tradisi-tradisi ini tidak hanya membantu Anda menghindari momen canggung tetapi juga memungkinkan Anda menikmati sepenuhnya pengalaman sosial dan budaya yang datang bersama. Yuk kita bahas!

Berbagai Etika Minum yang Perlu Anda Ketahui

Saat menikmati minuman di seluruh dunia, gestur kecil dan kebiasaan dapat membuat perbedaan besar. Mengetahui etika minum lokal tidak hanya menunjukkan rasa hormat tetapi juga membantu Anda menikmati pengalaman sosial sepenuhnya. Berikut beberapa contoh etika minum dari berbagai belahan dunia:

1. Jangan Mengangkat Toast dengan Bir di Hungaria  

Jika Anda berada di Hungaria, berikut tipsnya: jangan pernah mengangkat toast dengan bir. Ini mungkin terdengar aneh pada awalnya, tetapi memiliki akar historis. 

Pada tahun 1848, setelah kekalahan revolusi Hungaria oleh Austria, bir digunakan untuk merayakan kekalahan tersebut, sehingga menjadi gestur yang sensitif hingga saat ini. 

Jadi, saat mengangkat gelas di Hungaria, pilihlah anggur, pálinka (brendi buah), atau minuman beralkohol lokal lainnya. Gestur kecil ini menunjukkan kesadaran budaya dan penghormatan terhadap sejarah Hungaria.  

2. Jangan Mengisi Gelas Anda Sampai Penuh di Prancis  

Di Prancis, anggur diperlakukan dengan elegan dan penuh perhatian, dan gelas Anda harus mencerminkan hal itu. Jangan pernah mengisi gelas Anda sampai penuh; orang Prancis lebih suka menikmati setiap tegukan daripada meneguknya dengan cepat. 

Melakukan hal yang sama menunjukkan bahwa Anda menghargai anggur dan pengalaman sosialnya. Poin lain dari etika minum Prancis adalah menyajikan minuman terlebih dahulu kepada wanita. Ini dianggap sebagai gestur sopan yang masih diterapkan dalam situasi formal.

Dengan meninggalkan sedikit ruang di gelas, Anda juga memberi kesempatan pada anggur untuk bernapas, sehingga aroma dan rasanya menjadi lebih baik.

3. Tunggu Seseorang untuk Menuangkan Minuman Anda di Korea Selatan 

Sama seperti di Jepang, di Korea Selatan dianggap tidak sopan untuk menuangkan minuman Korea sendiri. Sebaliknya, selalu tunggu orang lain untuk mengisi gelas Anda, dan ingat untuk menuangkan minuman untuk orang lain sebelum diri sendiri, terutama orang tua atau atasan. 

Hanya isi gelas jika benar-benar kosong, dan jangan pernah meninggalkan gelas orang lain setengah penuh karena hal itu menunjukkan perhatian dan kepedulian. Mengikuti etika ini memupuk rasa hormat dan harmoni selama acara sosial dan profesional. 

4. Jangan Kosongkan Gelas Anda di Thailand  

Thailand memiliki kebiasaan minum yang unik. Tamu jarang diharapkan untuk menghabiskan minuman mereka sepenuhnya, karena tuan rumah atau tamu lain biasanya akan terus mengisi ulang gelas sepanjang acara. 

Jika Anda menghabiskan minuman di gelas Anda, itu menandakan bahwa Anda sudah selesai, yang mungkin dianggap tidak sopan. Untuk menghindari hal ini, biarkan sedikit cairan di gelas Anda, dan Anda akan siap untuk tambahan minuman ramah sambil menikmati suasana minum yang ramai dan komunal dalam budaya minum Thailand. 

5. Jangan Menaruh Gelas di Rusia 

Etika minum di Rusia sangat berfokus pada vodka dan tradisi. Di sini, diharapkan Anda meminum vodka dalam satu tegukan. Jangan pernah meletakkan gelas saat masih ada alkohol di dalamnya.

Menolak minuman dianggap tidak sopan, karena menawarkan gelas adalah tanda persahabatan dan kepercayaan. Orang Rusia biasanya meminum vodka tanpa campuran, dan saat membuka botol, biasanya dihabiskan seluruhnya.

Berpartisipasi dalam tradisi ini menunjukkan rasa hormat dan membangun kebersamaan dengan penduduk lokal. 

6. Perhatikan Etika Minum yang Kompleks di China 

Di China, etika minum sangat terstruktur, terutama selama acara formal. Beberapa poin penting yang perlu diingat: tuangkan minuman untuk orang tua atau atasan terlebih dahulu, isi gelas hingga penuh, dan pastikan bahwa junior tidak pernah mengangkat gelas lebih tinggi dari orang tua mereka saat bersulang. 

Toast di China sering melibatkan beberapa putaran dan gestur yang rumit, mencerminkan rasa hormat, hierarki, dan harmoni sosial. Memahami dan mengikuti aturan ini dapat mencegah situasi canggung dan membantu Anda sepenuhnya berpartisipasi dalam kebiasaan minum lokal. 

7. Menerima Tawaran Minuman di Rusia  

Menerima tawaran minuman di Rusia memiliki makna sosial yang mendalam. Menolaknya dapat diartikan sebagai penolakan persahabatan atau kepercayaan. Ketika diundang untuk berbagi minuman, terimalah dengan ramah dan minumlah dengan bertanggung jawab.  

Vodka biasanya diminum langsung, dan dianggap sopan untuk menghabiskan gelas secara keseluruhan saat ikut dalam toast. Praktik-praktik ini menyoroti betapa mendalamnya minum sebagai bagian dari budaya sosial dan upacara di Rusia.  

8. Menjaga Kontak Mata di Jerman dan Denmark 

Di Jerman dan Denmark, kontak mata sangat penting saat bersulang. Menjaga pandangan tetap tertuju pada setiap orang menunjukkan kepercayaan dan ketulusan. 

Menoleh ke arah lain dapat dianggap mencurigakan, sebuah kepercayaan kuno yang berasal dari zaman medieval ketika gelas diisi setengah untuk mencegah racun. 

Ketuk semua gelas yang terjangkau sambil menjaga kontak mata dengan semua orang yang Anda sentuh, memastikan toast Anda baik sopan maupun tradisional. 

9. Minum dengan Dignitas di Prancis 

Orang Prancis sangat menghargai anggur. Jangan pernah mengisi gelas lebih dari setengah, dan tuang sedikit demi sedikit, nikmati setiap tegukan. Anggur biasanya dipadukan dengan makanan, dan di restoran, pelayan akan mengisi ulang gelas Anda. Perlu diketahui, Anda dianggap tidak sopan jika melakukannya sendiri. 

Bersulang adalah hal yang sopan, tetapi hanya setelah semua orang sudah memegang minumannya. Sebagai tuan rumah, jalin kontak mata dengan tamu Anda saat mengusulkan bersulang untuk menunjukkan apresiasi dan perhatian. 

10. Berhati-hatilah dalam Berminum di Swedia  

Orang Swedia cenderung minum dengan lebih moderat dibandingkan masa lalu. Bir dan anggur lebih disukai, dan minum sendirian jarang dilakukan dan sering dianggap tidak pantas. Penjualan alkohol dikendalikan oleh negara, dan minum santai di hari kerja jarang terjadi.  

Saat makan malam atau acara kumpul-kumpul, tunggu tuan rumah mengusulkan toast sebelum minum. Minum dengan moderat dan menghormati norma sosial ini adalah kunci untuk berbaur.

Jadikan Setiap Toast Berkesan!  

Memperhatikan etika minum tidak hanya membuat Anda sopan, tetapi juga membuka pintu untuk pengalaman sosial yang bermakna dan tawa bersama.  

Rayakan momen hidup dengan minuman yang sempurna dengan memilih dari koleksi terkurasi minuman beralkohol premium. Di Minuman.com, Anda dapat membeli minuman beralkohol berkualitas tinggi secara online dengan mudah dan percaya diri, mulai dari whisky yang kaya hingga vodka yang halus, dan segala sesuatu di antaranya. 

Merencanakan malam spesial atau toast champagne? Koleksi kami memastikan Anda akan menemukan sesuatu yang sempurna untuk kesempatan tersebut. Tidak perlu repot mencari botol di toko. Jelajahi, pilih, dan pesan minuman beralkohol premium favorit Anda dari kenyamanan rumah, dan buat setiap tegukan tak terlupakan dengan Minuman.com!

Shop Spirits by:

Minuman.com is Indonesia's largest and best priced selection of wine and spirits. Operating 365 days a year, we deliver your orders anywhere and anytime.

You might also like to read